Breaking News

Iklan Disini Murah Habis

Ragam Aksi Bela Palestina, Mulai Aksi Di Monas Hingga Gunakan Teknologi AI

Iklan Disini Murah Banget!

WarnaBerita.Online, JAKARTA

Aksi dukungan terhadap Palestina digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Minggu (5/11). Acara ini berlangsung dari pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB.

Ribuan orang yang mengikuti aksi bela Palestina tak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, tetapi ada juga yang berasal dari luar daerah. Mereka mengenakan pakaian serba putih, mengenakan ikat kepala atau sorban berlambang bendera Palestina dan membawa bendera Palestina. Namun ada juga warga yang mengenakan baju bergambar semangka dan membawa balon bermotif semangka.

Sebagai informasi, buah semangka merupakan salah satu simbol yang melambangkan bendera Palestina. Lambang itu berupa warna yang sama dari buah semangka dan bendera Palestina, yakni merah, hijau, putih, dan hitam.

Seorang warga bernama Meta (34) menuturkan sengaja menggunakan baju bergambar semangka itu untuk mengikuti aksi bela Palestina di Monas. Semangka, kata dia, menyuarakan dukungan akan Palestina yang kini tengah ditindas.

"Dari yang aku baca historinya, Palestina susah banget buat ngibarin benderanya, jadi mereka milihnya semangka karena mewakili warnanya bendera Palestina," imbuhnya.

Dalam aksi damai tersebut, bendera raksasa Palestina dengan panjang kurang lebih 20 meter dibentangkan oleh massa yang hadir. Massa secara estafet bergantian membentangkan bendera tersebut dan bergerak mengikuti lautan massa yang ada di Monas. Salawat pun tak lupa dikumandangkan saat bendera tersebut dibentangkan.

Tak hanya masyarakat, aksi damai ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menko PMK Muhadjir Effendy, Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Presiden ke-10 dan 11 Jusuf Kalla hingga bakal calon presiden Anies Baswedan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya menyampaikan aksi ini untuk menunjukkan sikap Indonesia. Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menegaskan Indonesia mengutuk agresi Israel.

"Masyarakat Indonesia mengutuk terhadap agresi Israel, kemudian kita menginginkan ada perdamaian di Palestina dan dalam waktu dekat gencatan senjata yang kita inginkan," katanya.

Dia mengatakan Aksi Bela Palestina digelar sebagai kecaman atas serangan-serangan yang terus dilakukan Israel. Aksi Bela Palestina mendorong upaya mengakhiri konflik antara Palestina dan Israel agar tercipta perdamaian.

Muhadjir dalam orasinya menekankan Pemerintah Indonesia akan mendukung Palestina sampai merdeka.

"Saya hadir mewakili Pemerintah Indonesia ditugaskan Bapak Jokowi, bertiga, tidak main-main, Menko PMK, Menteri Agama, dan Menteri Luar Negeri. Artinya kita jangan ragu dengan sikap pemerintah Indonesia kita akan dukung Palestina sampai Palestina merdeka," ucapnya.

"Saya mengajak semuanya agar manfaat salawat bisa memperkuat doa-doa kita, terutama yang 2 juta hadir di Monas ini agar dikabulkan Allah segera," katanya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang turut hadir dalam aksi bela Palestina mengajak masyarakat melakukan salat gaib untuk warga Palestina yang wafat dan mendoakan agar mereka segera mendapat keadilan juga kemerdekaan.

"Karena kita mencintai rakyat Palestina, saya hanya ingin mengajak Bapak/Ibu sekalian, saudara-saudara saya untuk bersama-sama melakukan salat gaib bagi para syahid yang menjadi korban," kata Yaqut di Monas, Minggu (5/11/2023).

Kemudian Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi juga menyampaikan pernyataan dukungan untuk Palestina lewat bacaan puis berjudul 'Palestina Saudaraku'. Dalam puisi tersebut, dia menegaskan posisi Indonesia untuk terus membela Palestina dari penjajahan Israel.

Aksi Retno membaca puisi ini mendapatkan sambutan meriah dari massa aksi bela Palestina. Sebelum itu, video pernyataan Retno di sidang PBB juga ditampilkan dalam aksi tersebut.

Tak ketinggalan sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia juga menyuarakan dukungannya untuk Palestina. Tuntutan itu dibacakan oleh tokoh-tokoh lintas agama yakni Prof Dr Sudarnoto Abdul Hakim, Pendeta Jimmy Sormin, Prof Dr Philiph Wijaya, Dr Candra Setiawan dan KH Cholil Nafis secara bergantian.

Mereka menyatakan enam poin tuntutan dalam aksinya. Diantaranya menuntut agar perang segera diberhentikan, menentang keras penjajahan Israel atas Palestina hingga mendesak PBB untuk melakukan langkah nyata dan tegas menghilangkan kekuatan veto dari negara-negara yang menampilkan standar ganda terhadap masalah Palestina.

Aksi damai bela Palestina di Monas ini berjalan damai. Setelah rangkaian acara rampung, massa pun berangsur pergi dan memungut sampah yang ada di lokasi. Kepergian massa diiringi selawat dan nyanyian bela Palestina yang dikumandangkan melalui pengeras suara.

Di sisi lain, detik Pagi edisi Senin (6/11/2023) juga akan membahas Instagram yang dikabarkan sedang mengembangkan fitur teman AI. Para pengguna Instagram nantinya bisa mengkustomisasi kepribadian dan penampilan teman AI-nya, sekaligus mengajak teman AI itu untuk mengobrol.

Bocoran ini datang dari seorang peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi mengunggah screenshot teman AI Instagram di Twitter/X. Screenshot itu menunjukkan pengguna Instagram akan bisa chatting dengan teman AI untuk menjawab pertanyaan, membahas ide, dan lain-lain.

Pengguna juga bisa memilih gender, usia, etnis bahkan kepribadian teman AI-nya. Kepribadian yang bisa dipilih antara lain pendiam, antusias, kreatif, cerdas atau pragmatis.

Pengguna juga bisa memilih minat teman AI-nya yang akan mempengaruhi kepribadian dan arah pembicaraan. ­Minat yang tersedia antara lain DIY, hewan, karier, pendidikan, musik, hiburan, alam, dan masih banyak lagi.

Setelah selesai mengkustomisasi teman AI sesuai keinginan, pengguna kemudian bisa membuat avatar dan memilih nama untuk teman AI-nya. Pengguna kemudian diarahkan ke halaman chat untuk mulai berbincang dengan teman AI, seperti dikutip dari TechCrunch, Minggu (5/11/2023).

Belum diketahui tools apa yang dipakai oleh Instagram untuk mengotaki teman AI ini. Namun Meta selaku selaku perusahaan induk Instagram sudah menggunakan teknologi ini di sebagian besar aplikasinya.

 Pada bulan lalu, Meta merilis 28 chatbot AI yang bisa diakses pengguna Instagram, Messenger, dan WhatsApp. Meta bahkan menggaet sejumlah public figure untuk menyuarai chatbot AI ini, seperti Kendal Jenner, Snoop Dogg, Tom Brady, dan Naomi Osaka.

Belum diketahui kapan Instagram akan merilis fitur teman AI. Fitur yang sedang dikembangkan bisa saja batal dirilis atau ada bagian yang diubah selama proses pengembangan.

Sumber : DetikNews.Online

0 Komentar