Breaking News

Iklan Disini Murah Habis

Israel Gempur 4 Masjid Di Gaza Dalam Waktu 2 Jam

Iklan Disini Murah Banget!

 


Jakarta,Warnaberita.Online- Masjid di Jalur Gaza lagi-lagi menjadi target serangan pasukan Israel. Sebanyak empat masjid yang dilaporkan hancur hanya dalam waktu semalam.
Informasi ini bersumber dari Palestinian News & Information Agency (WAFA) pada Rabu (8/11/2023) malam. Salah satu masjid yang menjadi sasaran Israel adalah Masjid Al Mustafa di Khan Yunis, Gaza.

"Tentara pendudukan Israel tadi malam mengebom Masjid Al-Mustafa di daerah Sheikh Nasser di Khan Yunis, sehingga jumlah masjid yang dihancurkan (Israel) hari ini (Rabu) menjadi empat," demikian keterangannya, dikutip Kamis (9/11/2023).

Selain itu, pesawat-pesawat tempur pendudukan Israel kembali mengebom Masjid Al-Ikhlas di wilayah al-Aqqad yang terletak di pusat Khan Yunis atau bagian selatan Jalur Gaza.

Juru bicara Kementerian Wakaf di Jalur Gaza, Ikrami al-Mudallal, menambahkan bahwa sebelum kedua masjid tersebut, Israel juga menargetkan Masjid Al Sahwa dan Masjid Khalid bin al Walid. Keempatnya berlokasi di Khan Yunis, Gaza.

"Pesawat Israel menghancurkan Masjid Al Sahwa di Khan Yunis dan juga menghancurkan Masjid Khalid bin al Walid," katanya kepada Anadolu Agency.

Dilaporkan media independen Quds News Network, serangan Israel pada Masjid Khalid bin al Walid dan Masjid Al Sahwa hanya berjarak dalam hitungan menit. Lalu, satu jam setelahnya, pesawat tempur Israel menyerang Masjid Al Ikhlas dan Masjid Al Mustafa.

Berdasarkan hal itu, masjid di Gaza yang hancur akibat serangan Israel bertambah menjadi 59 masjid dan 136 masjid lainnya mengalami kerusakan. Hal ini disebutkan dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri di Gaza.

"Jumlah masjid yang dihancurkan total telah meningkat menjadi 59, ditambah masjid dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda sebanyak 136 masjid dan 3 gereja sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada 7 Oktober," demikian pernyataannya.

Israel mengklaim pejuang Hamas bersembunyi di dalam dan sekitar fasilitas sipil seperti tempat ibadah tersebut. Padahal penargetan fasilitas sipil merupakan pelanggaran dalam aturan perang.

Sebagai informasi, per Rabu (8/11/2023), Kementerian Kesehatan setempat mengumumkan bahwa total warga sipil Palestina yang tewas akibat gempuran Israel di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 10.305 orang dan lebih dari 25.000 orang terluka terluka. Termasuk 4.237 korban di antaranya anak- 2.719 orang wanita, dan 631 lainnya adalah warga lanjut usia (lansia).

Sumber:detik.com

0 Komentar